Senin, 30 April 2012

Sekilas KMK di Jerman


Belajar untuk menjadi manusia yang utuh, membutuhkan faktor eksternal. Melihat dunia dari kacamata orang banyak. Begitu juga dengan menjadi KMK yang utuh. Bukan hanya kerja sama yang solid dalam setiap individu didalamnya, namun, juga faktor eksternal yang dapat membantu kita melihat kedalam diri kita melalui persinggungan dengan KMK lain.
Maka, kali ini kita akan ‘diajak’ menilik kehidupan KMK di universitas lainnya. Bukan hanya menambah warna bagi KMK kita, namun melalui sharing ini, kita bisa belajar melalui perhimpunan mahasiswa Katolik across the globe!
Untuk edisi yang spesial ini, saya akan mewawancarai salah satu teman saya yang kini bergabung dengan KMKI, Keluarga Mahasiswan Katolik Indonesia. Lahir dan tumbuh di Jakarta, Jessica Marceline kini mengatakan, auf Wiedersehen Jakarta!

foto: dok.pribadi

Dimana kamu bersekolah dan bertempat tinggal sekarang?
Studienkolleg Halle, Technik Kurs Untersemester, Halla/Saale, Sachsen-Anhalt, Jerman

Untuk KMKI di Halle, acaranya gimana sih?
Sebenarnya, di Halle nggak ada mudika. Jadi secara umum, saya ikut-ikut acara mudika KMKI Berlin.  Ada seminar tahunan, acara Natal-Paskah bersama, grillen, ngumpul-ngumpul. Mirip seperti mudika di Indonesia, tidak berbeda jauh.

Apa ada acara khusus untuk menyambut keluarga KMKI disana?
Sekadar ngumpul-ngumpul dan memperkenalkan diri. 

Apa sih yang menarik untuk Marce bergabung dalam KMKI?
Seperti punya keluarga dan teman-teman seiman yang bisa saling bantu dalam keseharian dan iman kerohanian. Selain itu acara-acaranya bermanfaat untuk mengisi waktu luang. 

Secara umum, penting ngga sih eksistensi KMKI khususnya di Berlin
Penting, karena bagi pelajar-pelajar di luar negeri KMK seperti keluarga. Jadi bisa mengisi kekosongan karena jauh dari keluarga. Selain itu, karena banyak juga anggota KMK yang sudah lama di luar negeri dan lebih berpengalaman, kita bisa minta bantu dan saran dalam menghadapi permasalahan seputar sekolah atau sehari-hari. 

Jadi, bisa juga membantu kamu beradaptasi dengan kultur Jerman ya?
Ya.

Kegiatan apa sih yang paling menarik untuk Marce?
Seminar tahunan yang dibantu KAAD (organisasi mahasiswa Katholik di Jerman). Acaranya diadakan selama beberapa hari di luar kota. 

Seberapa penting sih KMKI untuk hidup Marce?
Untuk sekarang sedang-sedang saja, soalnya saya belum lama ikut acara KMKI.

Terakhir nih, ceritain dong pengalaman paling menarik yang pernah Marce alami selama bergabung dengan KMKI
Waktu ikut Seminar Berlin (Sember) 2012 di Altenburg-ThΓΌringen. Acaranya dari tanggal 6-9 April 2012. Saya dan yang lain menginap di Jugendherberge Windischleuba yang bangunanya ternyata bekas kastil bangsawan. Kastil kecil ini di kelilingi danau. Pemandangan dan interior dalamnya sangat bagus. Acara seminarnya sendiri juga seru. Dengan pembicara yang didatangkan langsung dari Indonesia, informasi yang didapat sangat menambah wawasan. Tema waktu itu adalah: Eksistensi Keturunan Tionghoa di Indonesia. Dalam perjalanan pulang hari terakhir, kami juga berkesempatan jalan-jalan di kota Leipzig dan mengunjungi makam musisi besar dunia Johann Sebastian Bach. Menurut saya, acara ini sangat berkesan. 


(maria hattya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar